Perbedaan Quartile Scimago SJR dan JCR WoS: Mana yang Diakui PAK Dikti?

Pertimbangan Indeksasi Jurnal untuk Kenaikan Jabatan Fungsional

Pengajuan Penilaian Angka Kredit (PAK) untuk kenaikan jabatan fungsional Lektor Kepala dan Guru Besar sering kali terganjal oleh syarat publikasi ilmiah. Kebingungan yang paling sering dialami akademisi adalah membedakan antara peringkat Quartile dari Scimago Journal Rank (SJR) dan Journal Citation Reports (JCR) keluaran Web of Science (WoS). Keduanya sama-sama membagi posisi jurnal dalam tingkatan Q1 hingga Q4, namun berdiri di atas metodologi dan pangkalan data yang berbeda.

Memahami perbedaan antara kedua sistem pemeringkatan ini penting agar karya ilmiah Anda tidak ditolak oleh tim penilai PAK Kemendikbudristek. Kesalahan dalam mengklaim status quartile jurnal bisa berakibat fatal, mulai dari pengurangan nilai angka kredit hingga penolakan berkas usulan jabatan fungsional.

Mengenal Scimago Journal Rank (SJR) dan Peringkat Scopus

Scimago Journal Rank adalah indikator pemeringkatan jurnal yang dikembangkan oleh Scimago Lab dengan memanfaatkan pangkalan data dari Scopus (Elsevier). SJR tidak hanya menghitung jumlah kutipan yang diterima oleh suatu jurnal, tetapi juga memperhitungkan bobot reputasi dari jurnal yang memberikan kutipan tersebut. Konsep ini mirip dengan algoritma PageRank milik Google.

Scimago membagi jurnal terindeks Scopus ke dalam empat tingkatan kuartil berdasarkan nilai SJR:

  • Q1 (Quartile 1): Kelompok 25 persen jurnal teratas di bidangnya.
  • Q2 (Quartile 2): Kelompok 25 hingga 50 persen.
  • Q3 (Quartile 3): Kelompok 50 hingga 75 persen.
  • Q4 (Quartile 4): Kelompok 25 persen terbawah.

Keunggulan utama portal Scimago JR adalah aksesnya yang terbuka gratis bagi siapa saja tanpa perlu berlangganan. Hal ini membuat SJR menjadi rujukan populer bagi dosen di Indonesia.

Untuk memahami lebih jauh mengenai metrik ini, Anda dapat membaca panduan lengkap memahami CiteScore dan SJR untuk menentukan strategi publikasi yang tepat.

Mengenal Journal Citation Reports (JCR) Web of Science

Journal Citation Reports dipublikasikan secara tahunan oleh Clarivate Analytics berdasarkan pangkalan data Web of Science (WoS) Core Collection. Indeks utama yang digunakan dalam JCR adalah Journal Impact Factor (JIF), yaitu rata-rata jumlah kutipan yang diterima artikel jurnal dalam dua tahun terakhir.

Sama seperti Scimago, JCR juga membagi jurnal ke dalam kategori Q1 hingga Q4. Namun, basis perhitungan JCR murni bersumber dari koleksi indeks WoS seperti Science Citation Index Expanded (SCIE) dan Social Sciences Citation Index (SSCI). Berbeda dari Scimago, platform JCR bersifat berbayar dan memerlukan akses institusi berlangganan.

Perbandingan Mendasar SJR Scimago dan JCR WoS

Meskipun keduanya membagi jurnal dalam skema kuartil Q1-Q4, terdapat perbedaan fundamental pada sumber data dan cara kalkulasi yang digunakan:

Parameter PerbandinganScimago Journal Rank (SJR)Journal Citation Reports (JCR)
Penyedia DataElsevier / ScopusClarivate / Web of Science
Akses PortalGratis (Scimagojr.com)Berbayar (Clarivate JCR)
Metrik UtamaNilai SJR (berbobot kualitatif)Journal Impact Factor (JIF)
Cakupan JurnalLebih luas (termasuk jurnal regional)Lebih selektif dan ketat
Pembaruan DataSetiap pertengahan tahun (Juni)Setiap pertengahan tahun (Juni)

Mana yang Diakui dalam Pedoman Operasional PAK Dikti?

Berdasarkan Pedoman Operasional Penilaian Angka Kredit (PO PAK) Kemendikbudristek, kedua pangkalan data ini diakui secara resmi. Baik Scopus maupun Web of Science (WoS) diakui sebagai basis data reputasi internasional.

Ketentuan pengakuannya memiliki beberapa catatan penting yang wajib diperhatikan:

  1. Publikasi Syarat Khusus: Untuk pengajuan Guru Besar atau Lektor Kepala, jurnal internasional bereputasi didefinisikan sebagai jurnal yang terindeks dalam pangkalan data internasional bereputasi (Scopus atau WoS) dan memiliki faktor dampak (impact factor) atau kuartil SJR minimal yang ditentukan sesuai syarat perolehan angka kredit.
  2. Dual Indeksasi: Jika suatu jurnal terindeks di Scopus sekaligus WoS namun memiliki perbedaan peringkat kuartil (misalnya Q2 di Scimago tetapi Q3 di JCR), tim penilai PAK umumnya mengacu pada bukti tangkapan layar saat artikel diterbitkan. Penggunaan metrik Scimago SJR lebih sering diterima karena aksesibilitas datanya yang terbuka bagi publik.
  3. Pengecekan Diskontinuitas: Tim penilai PAK sangat teliti memeriksa status keberlanjutan jurnal. Jurnal yang dikeluarkan (discontinued) dari Scopus atau WoS pada saat artikel terbit akan ditolak, tanpa memandang berapa nilai SJR atau JCR di tahun-tahun sebelumnya.

Strategi Peneliti dalam Memilih Jurnal Target

Memilih media publikasi memerlukan kecermatan agar terhindar dari jurnal predator atau hijacked journal. Selain memeriksa nilai quartile dan rekam jejak terbitan, Anda juga perlu memperhatikan biaya pemrosesan artikel atau Article Processing Charge (APC).

Saat merencanakan target publikasi, Anda dapat memanfaatkan Journal Finder bayarjurnal.id sebagai alat bantu praktis untuk mencari, menyaring, dan membandingkan jurnal target terindeks Scopus berdasarkan bidang keilmuan, quartile (Q1-Q4), metrik SJR, dan estimasi biaya publikasi (APC).

Langkah Nyata Menyiapkan Berkas Publikasi PAK

Agar proses pengusulan angka kredit berjalan lancar tanpa kendala administrasi, terapkan langkah-langkah sistematis berikut:

  • Dokumentasikan tangkapan layar (screenshot) bukti indeksasi jurnal di Scopus atau WoS pada tahun artikel Anda terbit.
  • Simpan bukti korespondensi lengkap dengan editor, mulai dari bukti submisi, lembar rekap revisi reviewer, hingga surat penerimaan (Acceptance Letter).
  • Pastikan bukti pembayaran APC tersimpan rapi untuk pertanggungjawaban hibah BOPTN, LPDP, maupun pendanaan internal perguruan tinggi.

Kendala umum yang dialami dosen saat jurnal target menerima artikel adalah urusan pembayaran APC ke penerbit luar negeri. Ketiadaan kartu kredit berlimit besar, aturan pemotongan pajak asing, hingga kebutuhan bukti bayar resmi sering menjadi penghambat.

Layanan dari bayarjurnal.id hadir membantu pelunasan transaksi APC jurnal internasional secara cepat, transparan, dan tanpa membutuhkan kartu kredit pribadi. Transaksi diproses dalam rentang 1 hingga 2 jam, lengkap dengan faktur dan kuitansi resmi bertempel yang siap digunakan sebagai dokumen SPJ pendanaan riset institusi Anda.

Chat Kami